Filosofi Angin

Di dunia yang luas ini, banyak sekali hal yang bisa ditelaah. Mulai dari semut yang berukuran kecil, hingga matahari yang sangat besar di pusat tata surya kita. Namun tak perlu jauh-jauh. Banyak hal yang ada di sekitar kita yang dapat dipelajari manfaatnya, semisal filosofi angin...

Filosofi Air Terjun

Di dunia, terdapat banyak tanda-tanda kebesaran Tuhan yang bisa kita cermati. Salah satunya, air terjun. Seperti yang kita tau, air terjun merupakan fenomena yang sangat unik dan...

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Danau Kaolin, Danau Kawah Putihnya Bangka Belitung


Tempat Wisata | Area: Kepulauan Bangka Belitung

Mendengar Bangka Belitung pasti dibenak kita akan tersirat berwisata ala film Laskar Pelangi yang menggambarkan keindahan Bangka Belitung. Apalagi nuansa pantai dengan batuan-batuan besar indah. Ternyata destinasi di Propinsi Bangka Belitung bukan hanya itu, Kepulauan Bangka Belitung mempunyai sebuah destinasi wisata yang sangat mearik dan mempunyai keindahan yang tak kalah dengan pantainya. Danau Kaolin namanya, sekilas nampak pemandanganya seperti Danau Kawah Putih yang berada di Ciwidey.

Obyek Wisata

batuan danau kaolin bangka belitungDanau Kaolin adalah sebuah danau yang memiliki warna daratan yang putih bersih dan air yang berwarna biru menyala. Danau ini bukan berasal dari kawah gunung seperti Danau Kawah Putih Ciwidey atau Kawah Putih Tinggi Raja, danau terbentuk dari bekas tempat pertambangan Kaolin yang telah ditinggalkan dan alam menyempurnakan dengan
 
keindahannya. Sedikit pengetahuan tentang Kaolin. Kaolin adalah suatu mineral sebagai bahan industri seperti kosmetik, kertas, makanan, pasta gigi dan Kaolin digemari karena sifatnya yang halus, putih, kuat, halus serta daya hantarlistrik dan daya hantar panas yang rendah.

Pemandangan yang begitu mempesona sepanjang mata melihat. Timbunan-timbunan galian seperti bukit disekitar area danau yang sekilas seperti Gunung Bromo mini tetapi berwarna putih. Daratan bawah danau yang tertutup oleh air seperti lekukan seekor binatang yang sedang melintas, apabila air sedang surut daratan tersebut akan kelihatan seperti gula putih yang bersih. Ditengah danau nampak sebuah daratan yang seakan menghubungan antar ujung danau.

Keadaan di Danau Kaolin ini berbeda dengan Danau Kawah Putih Ciwidey atau Danau Putih Tinggi Raja yang sarat dengan bau belerang yang panorama danau kaolin bangka belitungmenyengat. Di danau ini tidak ada bau belerang karena danau ini tidak terbentuk dari sebuah kawah menjadikan pengunjung betah untuk berlama-lama di danau ini. Untuk airnya pun tergolong aman, karena air disini tidaklah panas. Terbukti masih banyak aktifitas warga dan anak-anak yang sedang menggunakan air danau atau mandi di danau. Kondisi ini menjadikan wisatawan yang berkunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan saja, tetapi juga bisa bermain ataupun berenang menikmati segarnya air Danau Kaolin. Sebagian besar warga mengatakan dengan air di Danau kaolin ini kulit jadi lebih halus dan lembut.

timbunan danau kaolin bangka belitungBagi yang hobi akan photography disini adalah tempat yang paling cocok untuk mencari obyek-obyek shoot. Perpaduan warna biru airnya dan dinding-dinding batu yang berwarna putih seperti salju menjadi perpaduan warna yang sangat menakjubkan. Di Danau Kaolin sering dipergunakan sebagai tempat prewed bagi pasangan muda yang akan menjalani pernikahanya. Untuk berkunjung ke danau ini akan lebih nyaman apabila waktu pagi hari ataupun sore hari, karena siang hari akan panas dan jarangnya pepohonan lebat.

Lokasi

Danau Kaolin Terletak di Desa Air Raya Tanjungpandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Akses

Lokasi danau ini masih terbilang dekat dengan pusat Kota Tanjungpandan. Hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke Danau kaolin. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi karena minimnya angkutan umum.

Fasilitas dan Akomodasi

Tidak ada fasilitas umum di area danau karena area ini belum dikelola oleh siapapun. Untuk masalah penginapan, di Kota Tanjungpandan banyak terdapat berbagai penginapan atau hotel dengan bervariasi harga.


>>

Sepeda Kayu, Simbol Penyelamatan Bumi



MATAHARI telah merangkak naik di Jalan Nangka Raya, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat, 24 November 2017. Lalu lalang kendaraan masih terbilang sepi kendati pagi segera berganti siang.

Namun, kesibukan sudah terasa di sebuah rumah kayu. Dua pria berhadapan dengan rangka kayu yang berdiri di depannya. Mereka merupakan pekerja usaha furniture bernama Kayuh Indonesia di Jalan Nangka Raya No 750.

Wanto (37), seorang pekerja mulai mengamati rangka kayu itu.‎ Tangan Wanto yang menggenggam amplas bergerak perlahan menelusuri lekuk rangka di depannya. Permukaan kayu yang tak rata menjadi sasarannya.

Amplas pun digosokkan perlahan saat melihat bagian yang masih tak rata. Butuh kecakapan tersendiri dalam kegiatan tersebut. Dia mesti berkonsentrasi penuh meraba permukaan kayu dengan pandangan mata terhunus.

"Diamplas biar nanti dipelitur biar kinclong," ucap Wanto.

Ya, pria asal Sukamaju Baru itu tengah menyelesaikan pesanan sepeda kayu dengan jenis Mini Fello. Rangka pun bersatu denga ban, rantai, pedal dan stang menjadi sebuah sepeda kayu mini.


Unsur kayu memang mendominasi hasil karya Kayuh Indonesia. Rangka sepeda berasal dari 10 lapisan pohon karet yang disatukan menggunakan lem.

Setelah menyatu, lapisan itu dipres menggunakan alat manual agar lebih kokoh. Bahan kayu juga digunakan pada bagian garpu roda ban dan stang.

Sedangkan bagian nonkayu hanya dipakai sebagai penyangga sadel, ban dan rantai. Pohon karet dipilih karena bahan kayunya lentur. Kelenturan bahan kayu itu membuat sepeda tak mudah rusak saat dikendarai melintasi medan-medan ekstrem.
15 unit per bulan

Kini, pamor sepeda kayu buatan Kayuh Indonesia makin dikenal masyarakat. Beberapa kali sepeda kayu buatan lokal tersebut tampil dan diangkat profilnya oleh media massa.

Dalam sebulan, tutur Wanto, produksi sepeda bisa mencapai 15 unit. Pesanan berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia hingga luar negeri. Baru-baru ini, usaha kreatif tersebut juga mendapat pesanan sebanyak 50 unit dari Yogyakarta. Pesanan bermunculan pula dari Australia dan Jepang.

Sepeda-sepeda itu dijual dengan harga bervariasi. Untuk jenis Mini Fello dijual sekitar Rp 3,5 juta. Sedangkan jenis Bali Rp 5-10 juta.


Harga sepeda jenis tersebut lebih mahal bila dipasangi mesin listrik. Dengan mesin listrik, pengguna tak perlu repot mengayuh sepeda karena adanya dorongan tenaga listrik.

Kemacetan dan stres

Didi Diarsa Adiana (40), pemilik sekaligus pendiri Kayuh Indonesia mengungkapkan, usaha pembuatan sepeda kayu telah dimulai sejak setahun lalu. Ide kreatif tersebut bermula dari kegelisahan Didi atas persoalan kemacetan yang begitu akut dan berdampak tingginya tingkat stres masyarakat.

"Solusinya ada di sekitar kita sebetulnya," ucap Didi. Menurut dia, persoalan kemacetan bisa diatasi dengan menjadikan bersepeda sebagai pola hidup masyarakat. Dia mencontohkan, semakin tingginya populasi sepeda di luar negeri karena kesadaran warga menjaga kelestarian lingkungan.

Di Indonesia, hal itu tak terjadi. Alih - alih gandrung menggunakan sepeda, anak muda di Tanah Air malah keranjingan menggunakan sepeda motor. Padahal, lanjut Didi, generasi muda di  negara pembuat sepeda motor seperti Jepang justru telah berpaling menggunakan sepeda dari bambu.

Tak pelak, minat masyarakat bersepeda perlu dibangkitkan dengan cara yang lebih unik.‎ "Kita mencoba menggagas kultur sepeda yang unik," ujarnya.

Didi akhirnya memilih sepeda berbahan kayu karet sebagai contoh produksinya. Namun, ide tersebut tak berlangsung mulus saat diwujudkan.
Tantangan sepeda kayu

Meskipun pasokan bahan kayu karet berusia 15 tahun didapat dari Purwakarta dan Sukabumi, membentuk rangka sepeda memiliki kesulitan sendiri.‎ "Kita harus meriset membengkokan kayu butuh (waktu) enam bulan," ucapnya.

Didi harus memikirkan pula komposisi kayu dan lem yang cocok sebagai perekatnya. Kesulitan tersebut teratasi setelah Didi bertemu dengan seorang peneliti LIPI. Sang peneliti ternyata memiliki keahlian dalam urusan membengkokan kayu yang kemudian ditularkan kepada Didi.

Jalan usaha kreatif itu semakin lapang saat tiga produksi sepeda kayu berhasil dibuat. Selain Mini Fello dan Bali, Kayuh Indonesia memproduksi sepeda kayu lipat.

Ide kreatif Didi terus bermunculan. Bukan hanya membuat sepeda, dia merancang pembuatan motif batik yang dilukis di rangkanya. Bagi Didi, sepeda-sepeda karyanya masih berupa prototype atau belum diproduks secara massal. Pengerjaan dilakukan berdasarkan pesanan semata.

Kendati demikian, sepeda kayu  itu tak boleh berhenti hanya sekadar karya kreatif saja. Lebih dari itu, sepeda kayu menjadi simbol upaya penyelamatan terhadap bumi yang semakin renta karena polusi kendaran dan mesin buatan manusia.
>>

“Man Jadda Wa Jada”

“Man Jadda Wa Jada” (barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka pasti akan berhasil). Begitulah pepatah mengatakan. Dengan kesungguhan tentunya apa yang dicita-citakan akan tercapai. Maka penulis berharap setelah dibuatnya makalah ini, motivasi kita dalam menjalani hidup ini akan semakin bertambah dan menjadi lebih baik.


Man Jadda Wa Jada

Man Jadda Wa Jada, sebuah ungkapan yang mulai sering terdengar dalam kehidupan kita. Sepenggal mantra sakti yang memiliki makna yang kuat dan mampu memberikan semangat dalam kehidupan kita. “Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil”, begitulah arti ungkapan Arab ini. Man Jadda Wa Jada ini memanglah bukan hadits, tetapi sangatlah sesuai dan selaras dengan sunnatullah. Sebuah ketetapan yang mengisyaratkan manusia bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum selama kaum tersebut tidak berusaha merubahnya sendiri.

Kata kunci dalam pepatah ini ialah jadda atau bersungguh-sungguh.
Jadi, sejauh mana Anda sudah mengaplikasikan pepatah ini ialah sejauh mana Anda bersungguh-sungguh.

Mengukur Man Jadda Wa Jada Pada Diri Anda

Silahkan Anda periksa pertanyaan berikut dan jawablah dalam hati Anda. Silahkan Anda ukur diri Anda tanpa dalih tanpa alasan (jika bersungguh-sungguh ingin maju).

Sudahkah Anda bersungguh-sungguh melihat peluang. Coba lihat catatan Anda, sudah seberapa banyak potensi peluang yang Anda catat?

  •     Seberapa dalam Anda meneliti sebuah ide ?
  •     Seberapa banyak ide-ide yang sudah Anda lakukan?
  •     Sudah berapa kali Anda gagal dan bangkit lagi mencoba?
  •     Seberapa keras Anda mencari solusi masalah Anda?
  •     dan sebagainya.

Man Jadda Wa Jada Belum Membumi Jika Masih Berdalih

Jika Anda masih suka mengatakan “tapi” sebagai dalih tidak berusaha, artinya Anda belum bersungguh-sungguh. Mungkin dalih Anda benar, tetapi tetap saja Anda tidak meraih apa yang Anda inginkan.
Jika Anda memang bersungguh-sungguh, akan selalu ada jalan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Akan selalu ada jalan untuk menyelesaikan masalah Anda. Potensi pikiran, hati, dan tubuh Anda sudah cukup untuk mengatasi masalah Anda. Sebesar apa pun masalah Anda. Begitu juga potensi Anda cukup untuk meraih pencapaian tertinggi yang bisa dicapai manusia. Semua orang memiliki potensi yang sama, yang berbeda ialah sejauh mana kita menggunakan potensi tersebut. Sejauh mana kita membumikan man jadda wa jada dalam hidup Anda.

Cara Membumikan Man Jadda Wa Jada

Langkah selanjutnya ialah kita harus membumikan Man Jadda Wa Jada, bukan hanya pepatah penghias dinding, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan kita.

    Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan mengalahkan rasa malas yang menghambat Anda untuk bertindak.

    Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan mencari cara mengatasi rintangan dan halangan yang ada di depan Anda.

    Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan berusaha melengkapi apa yang menjadi kekurangan Anda untuk meraih tujuan besar Anda.

    Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan belajar jika Anda belum bisa melakukan sesuatu yang diperlukan untuk meraih sukses.

    Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak akan mudah berhenti, terus berpikir kreatif, mencoba dan mencoba sampai Anda menemukan jalan yang tepat.

Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak akan kalah dengan alasan, justru akan berusaha mengatasi alasan tersebut.
Sudah menjadi fitrah insaniyah, bahwa setiap kita sesungguhnya sedang berproses untuk menjadi lebih baik. Yang harus kita lakukan dan usahakan hanyalah bersungguh-sungguh untuk itu. Membuat prioritas hidup dengan hanya melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan manfaat bagi kehidupan.

Berhentilah melihat hasil. Karna kita tidak dituntut untuk itu, selain dari apa yang kita usahakan. Nilai seseorang dihadapan Rabb-nya adalah dari apa yang diusahakannya. Pilihan aktifitas hidup apa yang dibuatnya. Seberapa besar usaha yang dilakukannya. Seberapa banyak bisa mendatangkan manfaat bagi orang lain. Dikatakan bernilai ketika dia melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan manfaat dan menghindarkannya dari keburukan. Melakukan amal kebaikan dan menjauhkan diri dari perilaku tercela. Memilih mentaati Rabb-nya dan menghindarkan diri melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan murka-Nya. Memperbanyak mensyukuri nikmat-nikmat-Nya dan berhenti mengeluhkan apa yang tidak didapatkannya. Apa yang kita peroleh berbanding lurus dengan apa yang kita usahakan. Tidak akan tertukar dengan yang lain dan berpindah kepada yang lain. Yakinlah, bahwa piala hanya akan diberikan kepada mereka yang berhak mendapatkannya. Dan Anda bisa menjadi salah satunya.

Rabb yang mampu meninggikan langit, menghamparkan bumi dan mencukupi seluruh makhluq yang menghuni dintara keduanya, sungguh maha mampu mencukupi mulut manusia yang hanya beberapa senti ini. Jika kita merasa, Dia tidak mencukupi kebutuhan kita, maka yang sesungguhnya adalah kitalah yang tidak mengetahui apa yang kita butuhkan. Inilah tabiat manusia. Bahkan sekiranya Allah memberinya 2 lembah emas, dia akan memintanya 1 lembah lagi. Begitu seterusnya… “Sesunguhnya Allah mendindingi manusia dan hatinya, dan hanya kepada-Nyalah kita akan dikembalikan”.

Isi Waktu Luang Dengan Berbuat!

Orang-orang yang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akan menjadi penebar isu dan desas desus yang tak bermanfaat. Itu karena akal pikiran mereka selalu melayangdayang tak tahu arah. Dan, {Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak pergi berperang.} (QS. At-Taubah: 87)

Saat paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknya menganggur dan tak berbuat apa-apa. Orang seperti itu, ibarat mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi tanpa sopir, akan mudah oleng ke kanan dan ke kiri. Bila pada suatu hari Anda mendapatkan diri Anda menganggur tanpa kegiatan, bersiaplah untuk bersedih, gundah, dan cemas! Sebab, dalam
keadaan kosong itulah pikiran Anda akan menerawang ke mana-mana;
mulai dari mengingat kegelapan masa lalu, menyesali kesialan masa kini,
hingga mencemaskan kelamnya masa depan yang belum tentu Anda alami.
Dan itu, membuat akal pikiran Anda tak terkendali dan mudah lepas kontrol.
Karena itu bangkitlah sekarang juga. Kerjakan shalat, baca buku,
bertasbih, mengkaji, menulis, merapikan meja kerja, merapikan kamar, atau
berbuatlah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain untuk mengusir kekosongan itu! Ini, karena janganlah berhenti sejenak pun dari melakukan sesuatu yang bermanfaat.
“Seseorang boleh saja berkata, “Saya telah menemukan kebahagiaan sejati setelah bergelimang dengan harta kekayaan yang saya miliki. Saya sudah puas dengan hasil keringat saya.” Atau seorang pejabat bergaji tinggi bisa saja bertutur bahwa dengan posisinya yang ‘basah’ ia akan berkesempatan merasakan kenikmatan hidup. Atau mungkin saja seorang bintang film bercerita bahwa ia merasakan kedamaian dalam hidup setelah duit tak pernah berhenti mengalir ke sakunya.

Tetapi tidak mungkinkah di balik pernyataan itu ada terselubung perasaan cemas, khawatir dan gelisah, ibarat awan hitam yang menutupi wajah rembulan?
Kegelisahan, kecemasan, ketidakteteraman, adalah ‘pekerjaan harian’ bagi manusia, kecuali mereka yang telah menemukan jalan yang benar. Rasa cemas itu bisa menyangkut urusan yang kecil-kecil maupun yang besar-besar. Bahkan banyak orang yang sekadar menginginkan seorang gadis lalu tidak kesampaian, bisa memilih bunuh diri saking stresnya. Tidak sedikit pula yang mengamuk hanya karena persoalan uang seribu rupiah.

Bagi yang telah mengenal hakikat hidup, hal-hal remeh seperti itu tidak perlu membuatnya hilang akal. Allah swt jauh-jauh sebelumnya telah menurunkan obat penawar kegelisahan dan kecemasan ini dengan agama. Melalui agama (Islam) ini, Allah memperkenalkan diri-Nya bahwa Dialah yang Maha Kuasa, Maha Sempurna dan Maha Ahad. Pengetahuannya meliputi segala yang telah lalu, kini dan esok. Penglihatan-Nya jauh di atas menembus ruang dan waktu. Melalui pendekatan kepada kekuasaan-Nya ini sebenarnya sudah bermakna obat. Dijamin manusia tidak akan gelisah selamanya.

Islam memperkenalkan cara pandang yang jauh lebih luas tentang kehidupan. Bahwa hidup ini bukan sekadar pulang-balik dari rumah ke tempat kerja, sampai rumah lalu tidur, besok berangkat lagi, kawin, punya anak. Hidup ini indah dan penuh dimensi, yang terdiri dari beberapa babak. Babak akhir nanti bergantung pada kesuksesan menapaki hidup pada babak sekarang ini. Konsep seperti ini akan menuntut seseorang untuk mengontrol dirinya secara mandiri, dan membimbing untuk tidak segera putus asa menghadapi persoalan.

Terapi shalat

Kaum muslimin tidak perlu ikut-ikutan orang lain untuk mencari ketenangan hidup dengan melakukan meditasi segala macam. Seperti diketahui, belakangan ini bermunculan kelompok meditasi di berbagai kota. Malah dua di antaranya, yang mengaku berasal dari India dan kini membuka cabang di Jakarta, mengklaim telah memiliki lebih 8.000 cabang di 58 negara. Tujuan organisasi ini tidak lain adalah untuk menjaring para eksekutif yang kini makin banyak ditimpa penyakit modern: stres dan gelisah.

Sungguh sangat disayangkan kalau ada kaum muslimin yang tertarik pada tatacara pengobatan yang seperti ini. Sebab secara syar’i bukan saja telah terjadi pelanggaran, karena bercampurnya lelaki dan perempuan dalam satu ruangan tanpa aturan yang jelas, tetapi juga ada sebuah gambar ka’bah dan dua kaligrafi bertuliskan Allah dan Muhammad yang dihimpit dua simbol agama lain.

Sebenarnya shalat jauh menawarkan terapi yang lebih efektif dan ampuh untuk penyakit-penyakit gelisah seperti itu. Tentunya apabila shalat yang ada ditegakkan dengan cara yang baik dan khusyu’. Sayangnya yang kita lakukan selama ini shalat bukan hanya dianggap sebagai suatu kewajiban, tapi terkadang sebagai beban. Padahal teori pengobatan berkata, apabila kita yakin, maka sebagian dari penyakit itu telah disembuhkan.

Shalat bahkan bukan hanya akan memberikan kesembuhan terhadap beben-beban ruhani akibat lelahnya menghadapi pertarungan hidup, tapi juga akan memberikan kemenangan, di dunia dan di akhirat. Orang yang shalatnya benar, tidak malah gelisah setelah shalat, akan tetapi ada perasaan lega dan tenteram karena baru saja bertemu dengan Allah, Penguasa Segala Sesuatu. Bertemu kepada Dzat yang menciptakan segala sesuatu di alam ini, termasuk jalan yang terbaik untuk hamba-Nya. Orang yang ketika menghadapi Tuhan mempunyai perasaan penghambaan seperti ini akan enteng hidupnya. Shalat akan dijadikan sebagai media untuk memohon bimbingan dan petunjuk agar tidak keliru dalam meniti kehidupan. Hidup ini dipasrahkan kepada-Nya, tawakkal.

Meraih cinta-Nya

Untuk mendapatkan cinta tentu memerlukan perjuangan dan pengorbanan. Begitu juga untuk dapat meraih cinta dari Allah swt, kita dituntut berkorban. In tanshurullaha yanshurkum, kata Allah, apabila kamu menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu. Menolong, bila yang melakukan adalah Allah, maka dapat diartikan dengan selesainya segala urusan yang ditolong. Ini adalah kunci kehidupan itu sendiri.
Manusia yang meyakini Islam sebagai jalan hidup satu-satunya berarti sudah memilih tauhid yang benar. Berarti ia akan cenderung mengenal Allah lebih dekat, sehingga menimbulkan perasaan cinta kepada-Nya. Kalau sudah tumbuh cinta maka ia akan memandang Allah sebagai Sumber segala hidup, Sumber kesempurnaan, Sumber segala rahmat, serta percaya bahwa Dia dekat dengannya setiap saat. Temali batinpun akan berbicara, ke mana pun juga pergi akan ada ‘benang’ kontrol yang menghubungkan dengan Dia. Keyakinan dan kesadaran seperti ini selain memberikan nuansa yang indah juga plus menciptakan kekuatan baru untuk melangkah menapaki hidup.

Mungkin pertanyaan yang menggelitik akan muncul, menggoda pikiran kita, “Bagaimana sesungguhnya kita dapat berhubungan akrab dengan Tuhan dan sejauh mana kita mengetahui bahwa kita telah dekat kepada-Nya?”

Allah swt berfirman, “Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepadaKu.” (QS. Al-Baqarah: 186)
Makin kuat keyakinan dan kesadaran kita akan dekatnya Allah maka makin tenteram pula hati ini dan makin besar kebahagiaan yang dicapai. Oleh karena itu dalam al-Qur’an disebutkan, alaa bidzikrillahi tathmainnul-quluub, ingatlah sesungguhnya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.
Dzikir yang dilakukan terus-menerus akan membuat ruhani menjadi kuat, pribadi manusia akan memperolah kekuatan transenden yang luar biasa. Sebagai dampaknya hati akan selalu bahagia, tenteram dan memperoleh kedamaian abadi.

Kunci segalanya

Kekuatan apa lagi yang akan bisa menyaingi jika manusia telah menemukan Tuhannya? Kekuatan ini dapat menyingkirkan ila-ilah yang bertengger dalam pikiran manusia, dalam jiwanya. Tidak hanya itu, semua kekuatan, harta kekayaan, pangkat dan status, serta semua urusan dunia tidak banyak artinya di kala Allah telah menyatu dalam jiwa.

Inilah kunci dari segalanya. Mereka yang sudah merapatkan dirinya pada sandaran Sang Maha Kuasa, akan menghadapi kehidupan dengan serba mudah. Kesulitan yang ada bahkan dianggapnya sebagai kesyukuran. Karena dengan kesulitan itu akan mengurangi beban dosa dan kesalahannya. Kesulitan dan kesusahan hidup bukan dianggap sebagai musibah yang dapat menyeretnya kepada kekufuran, tapi justru sebagai cubitan peringatan agar kontrol komunikasinya dengan Tuhan tetap berjalan, tetap seimbang.

Inilah bentuk kecintaan dari Yang Maha Hakiki kepada hamban-Nya. Demonstrasi kecintaan itu diwujudkan dalam berbagai tindakan-Nya yang terkesan menyengsarakan dan menyulitkan si hamba. Padahal itulah cara yang paling baik dan pas untuk manusia. Musibah dan penderitaan-penderitaan digelar-Nya, yang bagi kebanyakan manusia lebih mudah mengantar kepada kesadaran dan keinsyafan.

Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kesungguhan merupakan kunci keberhasilan seseorang. Akan tetapi tidak hanya dengan itu saja, kedekatan dengan sang Khaliq pun itu sangat berpengaruh sekali. Artinya, antara kesungguhan seseorang dengan kedekatannya kepada sang Khaliq sangat berkaitan erat dengan keberhasilannya dalam meraih kesuksesan. Semoga tulisan ini bisa memberikan pencerahan kepada kita semua, tentunya bagi mereka yang sedang membutuhkan motivasi untuk lebih baik lagi dalam mengarungi romantika kehidupan ini.

Sumber: http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/04/13/man-jadda-wa-jadda
>>

Bagaimanapun, Aku Mencintaimu

Saat itu Senin pagi, dan seorang pria akan pergi ke kota untuk mencari pekerjaan yang lebih layak.

Sebelum berangkat, ia telah berbicara kepada istrinya tentang apa yang akan ia lakukan. Sepanjang hari ia merasa gugup dan ragu, apakah ia akan mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi dari pekerjaan yang sedang ia jalani saat ini yaitu bekerja sebagai pengayuh becak. Hingga akhirnya, di sore hari, ia berhasil diterima kerja di sebuah pabrik elektronik dengan gaji yang cukup memadai.

Suami yang gembira ini pulang ke rumah dan mendapati meja makan yang telah ditata dengan indah serta lilin yang menyala. Ia mencium aroma makanan pesta, dan menduga pasti seseorang di pabrik elektronik tadi telah menelpon ke rumah dan memberitahu istrinya. Ia pun mencari istrinya dan mendapatinya di dapur, dengan penuh semangat ia menceritakan rincian dari kabar gembiranya. Mereka berpelukan dan meloncat kegirangan.

Di sebelah piringnya, ia menemukan catatan yang ditulis “Selamat Sayang ! Aku tahu kau akan berhasil hari ini ! Makan malam ini untuk menunjukkan betapa aku mencintaimu.”

Kemudian dalam perjalanan ke dapur untuk membantu istrinya menyiapkan makanan penutup, ia melihat sebuah kartu yang lain jatuh dari kantong istrinya, ia memungut dan membacanya “Jangan khawatir karena tidak mendapat perkerjaan baru yang lebih layak sayang, bagaimanapun juga kau sebenarnya pantas mendapatkannya ! Makan malam ini untuk menunjukkan betapa aku mencintaimu.”

Refleksi Hikmah :

Bagi seorang suami, hal yang terpenting bagi dirinya ketika dalam menjalani sebuah bahtera keluarga adalah rasa cinta, dan kasih sayang yang ia dapatkan dari istrinya. Karena setiap hal yang ia lakukan, pekerjaan yang ia tunaikan, tak lain dan tak bukan hanyalah sebuah pengorbanan untuk keluarganya, yaitu istri dan anak - anaknya.

Jika anda adalah seorang lelaki yang belum mempunyai istri, jangan kau butakan kedua matamu hanya untuk melihat seorang wanita dari sisi kecantikannya saja. Ada banyak wanita cantik di bumi ini. Tak akan puas seorang lelaki jika mencari wanita berdasar kecantikannya saja. Manusia akan menjadi tua, dan keelokan paras pun tak lama lagi akan sirna.

Paras bukan sebuah nilai, karena hanya akhlak mulia sang istri yang bisa membahagiakan seorang suami. Dan cara terbaik untuk mendapat seorang wanita ber-akhlak mulia adalah dengan menjadikan diri seorang lelaki sebagai calon suami yang elok perilakunya, sopan santun dalam perkataannya.
>>

Unik, Hotel Gantung Tebing Parang di Purwakarta



PURWAKARTA, Kini Indonesia memiliki sebuah hotel gantung yang dapat dinikmati wisatawan nusantara ataupun mancanegara. Namanya adalah Skylodge Padjajaran Anyar di Tebing Parang, Purwakarta, Jawa Barat. Penasaran bukan untuk mengetahui seperti apa hotel gantung ini? Berikut fakta-fakta yang dihimpun KompasTravel:

1. Dibuka untuk Umum
 
Sekitar akhir Oktober 2017, hotel gantung ini sudah dibuka untuk umum. Hingga Minggu (19/11/2017) sudah ada tiga tamu yang menginap, dan KompasTravel berkesempatan menjadi tamu ketiga untuk bisa menginap di hotel gantung. Untuk bisa menginap di hotel ini, peminat bisa mereservasi secara langsung dengan menghubungi nomor 087775616496.

2. Lebih Tinggi dari Hotel Gantung di Peru
Hotel gantung di Tebing Parang ini memiliki ketinggian 500 meter di atas permukaan tanah. Hotel gantung Padjajaran Anyar yang terletak di tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat setinggi 500 meter difoto menggunakan drone, Minggu (19/11/2017). Hotel gantung ini diklaim sebagai hotel gantung tertinggi di dunia mengalahkan ketinggian hotel gantung di Peru. Sejauh ini, sudah ada satu skylodge alias hotel gantung di dunia yang berlokasi di Peru. Hotel gantung tersebut berada pada dinding tebing dengan ketinggian sekitar 122 meter di atas permukaan tanah. Jika dibandingkan dengan Peru, hotel gantung di Purwakarta ini lebih unggul soal letak ketinggiannya.

3. Baru Ada Satu Kamar

Hotel gantung di Tebing Parang baru ada satu kamar yang selesai dibuat dan bisa dinikmati wisatawan. Luas kamarnya sekitar 2,5 x 6 meter dan tinggi kamar sekitar 2,4 meter.



4. Lantai dan Dinding Terbuat dari Polikarbonat

Dinding dan lantai hotel ini terbuat dari polikarbonat yang bening sehingga tamu dapat melihat pemandangan yang ada di sekelilingnya dari dalam kamar. Fasilitas dapur dan toilet hotel gantung Padjajaran Anyar yang terletak di tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat setinggi 500 meter, Minggu (19/11/2017). Hotel gantung ini diklaim sebagai hotel gantung tertinggi di dunia mengalahkan ketinggian hotel gantung di Peru.

5. Dilengkapi Listrik

Selayaknya hotel pada umumnya, hotel gantung juga dilengkapi aliran listrik sehingga Anda tidak perlu takut gelap, dan baterai alat elektronik Anda bisa selalu terpenuhi dengan men-charge. Juga disediakan empat kasur tidur, bantal, dan selimut. Kemudian ada lampu, televisi, pendingin ruangan, meja makan, gelas, sendok, handy talkie, air mineral galon, wastafel, microwave (pemanas makanan), dan pemanas air listrik.

6. Toilet Menyatu dengan Kamar

Nah, di hotel ini rasanya Anda tidak bisa mandi sebab tidak ada ruangan khusus untuk mandi. Hanya saja terdapat toilet portable yang bisa digunakan untuk buang air kecil dan besar. Uniknya, tidak ada pembatas antara kamar dengan toilet portable sehingga menyatu begitu saja. Fasilitas kamar hotel gantung Padjajaran Anyar yang terletak di tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat setinggi 500 meter, Minggu (19/11/2017). Hotel gantung ini diklaim sebagai hotel gantung tertinggi di dunia mengalahkan ketinggian hotel gantung di Peru.

7. Biaya Menginap Rp 4 Juta

Jika Anda berniat untuk menginap di hotel ini, siapkan kocek sekitar Rp 4 juta per malam. Harga tersebut sudah termasuk menginap, makan, dan alat pengaman saat memanjat tebing.

8. Harus Memanjat dengan Via Ferrata
Untuk sampai di hotel gantung, para tamu harus memanjat tebing melalui via ferrata yang telah disediakan hingga titik ketinggian 500 meter. Jangan khawatir karena ada tempat peristirahatan di titik ketinggian 200 meter. Selain itu dari via ferrata, Anda juga harus menyeberang menggunakan tylorean untuk sampai di hotel gantung.



9. Makanan Tamu Diantar dari Basecamp

Soal makanan, para tamu yang menginap di hotel ini akan mendapatkan dua kali makan, yakni makan malam dan sarapan pagi. Wartawan Kompas.com menyeberangi tyrolean untuk mencapai hotel gantung Padjajaran Anyar yang terletak di tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat setinggi 500 meter, Sabtu (18/11/2017). Hotel gantung ini diklaim sebagai hotel gantung tertinggi di dunia mengalahkan ketinggian hotel gantung di Peru. Perlu diketahui, saat KompasTravel menginap di hotel gantung, makanan tersebut diantarkan oleh petugas dari basecamp. Pengirim makanan harus memanjat setinggi 500 meter setiap kali mengantarkan makanan.

10. Menyatu dengan Alam

Pandangan mata Anda tak terbatas sampai dinding kamar hotel. Dari dalam kamar saja Anda bisa melihat pemandangan yang menakjubkan dari pesona Waduk Jatiluhur, gunung, hamparan sawah, rumah penduduk, hingga kerlap-kerlip lampu rumah penduduk saat malam hari. Juga terdengar jelas suara-suara binatang yang menemani Anda pada malam hari.

11. Bisa Melihat Matahari Terbit dan Tenggelam

Dhani Daelami yang merupakan salah satu penggagas Skylogde Padjajaran Anyar sekaligus operator via ferrata, Badega Gunung Parang, mengatakan, dari hotel gantung para tamu dapat menyaksikan terbit dan tenggelamnya matahari. Wartawan Kompas.com saat pemanjatan via Ferrata untuk mencapai hotel gantung Padjajaran Anyar yang terletak di tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat setinggi 500 meter, Sabtu (18/11/2017). Hotel gantung ini diklaim sebagai hotel gantung tertinggi di dunia mengalahkan ketinggian hotel gantung di Peru. Namun, ini juga bergantung pada faktor cuaca, apakah cuaca mendukung atau tidak. Jika beruntung, tamu bisa melihat keduanya.

12. Menambah 9 Kamar Lagi

Ke depan, menurut Dhani, ditargetkan pihaknya pada Januari 2018 akan menyelesaikan penambahan sembilan kamar untuk hotel gantung tersebut. Nantinya ada sekitar 10 kamar di Skylodge Tebing Parang.
>>

Menu